Latest Post
Tampilkan postingan dengan label feature. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label feature. Tampilkan semua postingan
Sms Tausiyah Gratis (STAF)
Written By DKM Al-Fithrah Pindad on Sabtu, 14 April 2012 | 21.44
Anggaran Dasar DKM Al-Fithrah Pindad
Written By DKM Al-Fithrah Pindad on Rabu, 11 April 2012 | 21.01
DEWAN KEMAKMURAN MASJID AL - FITHRAH PINDAD B A B – IU M U M | ||||||||
1.1. | Identitas | |||||||
1.1.1. | Nama, Waktu Pendirian Dan Tempat Kedudukan Organisasi ini bernama Dewan Kemakmuran Masjid Al-Fithrah Pindad disingkat DKM – AFP didirikan pada tahun 1994 untuk waktu yang tidak terbatas, yang berkedudukan di lokasi PT. Pindad (Persero) jalan Gatot Subroto No. 517 Bandung 40284 | |||||||
1.1.2. | Sifat Organisasi Sifat organisasi adalah independen, bertanggung jawab, persaudaraan dan tolong menolong. | |||||||
1.1.3. | Landasan Organisasi Landasan organisasi adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah. | |||||||
1.1.4. | Logo Logo DKM–AFP menggunakan huruf arab bertuliskan Al-Fithrah dan mencerminkan organisasi | |||||||
1.2. | Tujuan | |||||||
1.2.1. | Visi Organisasi Meningkatkan keshalihan individu dan keshalihan jama’ah. | |||||||
1.2.2. | Misi Organisasi | |||||||
a. | Menjadikan Masjid AFP sebagai pusat pengembangan dan syiar Islam untuk jama’ah dan lingkungannya. | |||||||
b. | Menggali kemampuan jama’ah dan lingkungannya untuk meningkatkan ibadah dan takwa kepada Allah SWT. | |||||||
c. | Meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengamalan ajaran agama Islam bagi jama’ah dan lingkungannya. | |||||||
d. | Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah diantara para jama’ah dan lingkungannya. | |||||||
e. | Membantu PT. Pindad (Persero) dalam program pembinaan lingkungan di bidang keagamaan. | |||||||
B A B – IIORGANISASI | ||||||||
2.1. | Tugas Dan Wewenang | |||||||
Organisasi DKM–AFP terdiri dari Pembina dan Pengurus dengan tugas dan wewenang sebagai berikut : | ||||||||
2.1.1. | Pembina Pembina adalah penasehat sekaligus pengawas bagi pengurus yang mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut : | |||||||
a. | Memimpin musyawarah dalam mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ ART) dan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) serta mengawasi pelaksanaannya. | |||||||
b. | Memimpin musyawarah dalam mengangkat dan memberhentikan Ketua Pengurus. | |||||||
c. | Memberikan pertimbangan calon staf pengurus yang diajukan Ketua Pengurus. | |||||||
d. | Memberikan arahan, nasihat dan koreksi kepada pengurus. | |||||||
e. | Bertanggung jawab dalam penyimpanan, penggunaan dan pelaporan tahunan dana hibah jama’ah. | |||||||
2.1.2. | Pengurus | |||||||
Pengurus adalah pemegang amanah jama’ah yang mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut : | ||||||||
a. | Melaksanakan AD/ ART dan RKAT yang telah disahkan pembina dalam musyawarah. | |||||||
b. | Bertanggung jawab dalam pelaksanaan RKAT kepada jama’ah dalam musyawarah dan atau rapat Pembina dan Pengurus. | |||||||
c. | Membuat dan melaksanakan peraturan DKM–AFP. | |||||||
d. | Bertanggung jawab dalam penyimpanan, penggunaan dan pelaporan bulanan dana infaq jama’ah. | |||||||
e. | Bertanggung jawab atas pembelian, penggunaan, dan pelaporan bulanan dana infaq jama’ah. | |||||||
2.2. | Jama’ah | |||||||
Jama’ah adalah keluarga besar karyawan-karyawati muslim PT. Pindad (Persero) dan anak perusahaan, serta muslimin/ muslimat yang menggunakan dan memakmurkan Masjid AFP. Mempunyai hak dan kewajiban sebagai berikut : | ||||||||
a. | Mematuhi peraturan DKM–AFP | |||||||
b. | Memanfaatkan fasilitas DKM–AFP | |||||||
c. | Berhak menyampaikan saran/ pendapat kepada Pembina dan Pengurus dengan berpedoman kepada AD/ ART, RKAT dan Peraturan DKM–AFP. | |||||||
2.3. | Syarat Umum Pembina/ Pengurus | |||||||
Personil yang berhak menempati posisi pembina/ pengurus mempunyai syarat umum sebagai berikut : | ||||||||
a. | Ta’at menjalankan syariat Islam. | |||||||
b. | Berkemampuan untuk mengelola DKM–AFP. | |||||||
c. | Tidak tersangkut dengan organisasi terlarang. | |||||||
d. | Tidak merangkap jabatan dalam DKM–AFP. | |||||||
e. | Mempunyai sifat amanah. | |||||||
f. | Bersedia bekerja keras untuk organisasi. | |||||||
Untuk Pembina dan Ketua Pengurus harus merupakan pegawai tetap PT. Pindad (Persero). | ||||||||
2.4. | Jumlah Personil | |||||||
Jumlah personil Pembina adalah 3 (tiga) orang dan jumlah personil pengurus disesuaikan dengan kebutuhan DKM–AFP dengan rincian sebagai berikut : | ||||||||
a. | Personil pembina terdiri dari 2 (dua) orang dari mantan Pembina/ Pengurus DKM–AFP, dan 1 (satu) orang dari pejabat teras PT. Pindad (Persero) yang masih aktif, dengan tugas 1 (satu) orang sebagai Ketua Pembina, 1 (satu) orang Sekretaris dan 1 (satu) orang Bendahara. | |||||||
b. | Personil pengurus terdiri dari Ketua Pengurus dibantu beberapa orang staf pengurus yang terdiri dari : Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Ketua Bidang dan Anggota Bidang Kegiatan. | |||||||
2.5. | Masa Bakti | |||||||
Masa bakti Ketua Pembina dan Ketua Pengurus, masing-masing selama 3 (tiga) tahun, dan dapat diperpanjang selama 1 (satu) periode masa bakti bila personil tersebut terpilih kembali. | ||||||||
2.6. | Pengangkatan dan penggantian | |||||||
2.6.1. | Pengangkatan | |||||||
a. | Pembina dan Ketua Pengurus diangkat dalam musyawarah pada waktu masa bakti pembina dan Ketua Pengurus sebelumnya berakhir | |||||||
b. | Staf Pengurus diangkat oleh Ketua Pengurus | |||||||
2.6.2. | Penggantian | |||||||
a. | Apabila ada Pembina atau Ketua Pengurus berhenti atau diberhentikan oleh musyawarah, maka dapat dilakukan penggantian dengan pejabat baru dengan masa bakti sebanyak sisa masa bakti pejabat yang digantikan | |||||||
b. | Apabila ada Staf Pengurus berhenti atau diberhentikan oleh Ketua Pengurus, maka dapat dilakukan penggantian oleh Ketua Pengurus dengan Staf Pengurus baru dengan masa bakti sebanyak sisa masa bakti Staf Pengurus yang digantikan. | |||||||
B A B – III MUSYAWARAH & RAPAT | ||||||||
3.1. | Jenis Musyawarah | |||||||
a. | Musyawarah Tahunan | : | ||||||
b. | Musyawarah Luar Biasa | : | Dilaksanakan untuk mengambil keputusan yang sifatnya mendesak atau darurat dengan melibatkan Pembina, Pengurus, dan Perwakilan Jama’ah | |||||
3.2. | Kewenangan Musyawarah | |||||||
a. | Mengesahkan AD/ ART dan RKAT serta perubahannya | |||||||
b. | Memilih, mengangkat, mengganti, dan memberhentikan Pembina dan Ketua Pengurus. | |||||||
c. | Menerima atau menolak laporan tahunan dan laporan akhir masa jabatan Pembina dan Pengurus DKM-AFP. | |||||||
3.3. | Rapat | |||||||
Rapat terdiri dari rapat pembina, rapat pengurus, rapat bidang dan rapat pleno. | ||||||||
3.4. | Sumber Dana | |||||||
Keuangan DKM–AFP diperoleh dari : | ||||||||
a. | Infak jama’ah. | |||||||
b. | Infak jama’ah. | |||||||
c. | Bantuan lainnya yang halal, sah dan tidak mengikat. | |||||||
3.5. | Lain-lain | |||||||
a. | Hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar (AD) ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART). | |||||||
b. | Anggaran dasar ini ditetapkan oleh musyawarah DKM-AFP dan mulai berlaku sejak ditetapkan. | |||||||
3.6. | Penutup | |||||||
Setelah berlakunya perubahan Anggaran Dasar ini, maka Anggaran Dasar terdahulu tidak berlaku lagi | ||||||||
Disahkan dalam Musyawarah, Bandung, Januari 2011 Pimpinan Musyawarah( Ir. H. Ahmad Fauzi, MSEE) | ||||||||
Anggaran Rumah Tangga DKM Al-Fithrah Pindad
B A B – I U M U M | ||||||||
1.1 | Landasan Operasional Dalam menjalankan organisasi, Pembina maupun Pengurus dilandasi dengan : | |||||||
a. | Pancasila dan UUD 1945, dikarenakan DKM-AFP sebagai bagian dari NKRI. | |||||||
b. | Kebijakan dan peraturan PT. Pindad (Persero), dikarenakan Masjid AFP adalah Masjid instansi PT. Pindad (Persero). | |||||||
c. | Mengutamakan persamaan dan menghindari perdebatan masalah khilafiah furuiyah. | |||||||
1.2 | Bidang Kegiatan | |||||||
a. | Bidang Ubudiyyah | : | Merencanakan dan mengelola penyelenggaraan ibadah jum’at, penjadwalan Imam/ Khotib Jum'at, sholat/ kultum tarawih dan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI). | |||||
b. | Bidang Muamalah | : | Merencanakan, mengelola dan mendistribusikan bantuan untuk para mustahik dan kaum dhuafa, pemeliharaan fasilitas dan fisik Masjid dan sekitarnya | |||||
c. | Bidang Tarbiyah | : | Merencanakan dan mengelola penyelenggaraan pengajian rutin, kursus/ pelatihan dan kajian-kajian untuk jama’ah dan keluarganya | |||||
d. | Bidang Ukhuwah | : | Merencanakan dan melaksanakan silaturahim dan kerjasama dengan mushola/ organisasi internal perusahaan, DKM eksternal dan lembaga lainnya serta menyediakan fasilitas acara pernikahan | |||||
B A B – II ORGANISASI | ||||||||
2.1 | Struktur Organisasi | |||||||
2.2 | Tugas Dan Wewenang | |||||||
2.2.1 | Pembina Pembina terdiri dari : | |||||||
a. | Ketua Pembina Memimpin sekretaris dan bendahara pembina berdasarkan AD/ ART. | |||||||
b. | Sekretaris Pembina Bertanggung jawab dalam administrasi Pembina DKM. | |||||||
c. | Bendahara Pembina Bertanggung jawab dalam penyimpanan, penggunaan dan pelaporan tahunan dana hibah jama’ah pada musyawarah tahunan. | |||||||
2.2.2 | Pengurus Pengurus terdiri dari : | |||||||
a. | Ketua : | |||||||
- | Memimpin dan menjalankan kepengurusan DKM secara menyeluruh berdasarkan AD/ ART, RKAT dan peraturan DKM. | |||||||
- | Mengevaluasi pelaksanaan RKAT secara berkala. | |||||||
- | Melaporkan pelaksanaan kepengurusan DKM dalam Musyawarah dan atau rapat Pembina dan Pengurus. | |||||||
- | Menyampaikan laporan keuangan bulanan dan tahunan kepada Pembina dan jama’ah. | |||||||
- | Mengangkat dan memberhentikan staf pengurus dengan memperhatikan pertimbangan Pembina. | |||||||
b. | Wakil Ketua : Mewakili dan membantu Ketua dalam menjalankan tugasnya | |||||||
c. | Sekretaris : | |||||||
- | Bertanggung jawab dalam administrasi DKM dan inventaris fasilitas DKM. | |||||||
- | Membuat undangan, notulen rapat dan dokumentasi kegiatan-kegiatan DKM. | |||||||
- | Mendistribusikan informasi-informasi kepada pembina, pengurus DKM dan jama’ah. | |||||||
- | Membuat laporan kepengurusan DKM. | |||||||
d. | Bendahara : | |||||||
- | Menerima, menyimpan dan mengeluarkan keuangan pengurus atas persetujuan Ketua. | |||||||
- | Mencatat dan menyusun laporan keuangan bulanan dan tahunan untuk disampaikan kepada Ketua Pengurus. | |||||||
e. | Ketua Bidang : | |||||||
- | Memimpin anggota bidang. | |||||||
- | Membuat RKAT Bidang dan melaksanakan RKAT tersebut yang telah disetujui dalam musyawarah tahunan dibidangnya masing-masing. | |||||||
- | Mengajukan kebutuhan keuangan sesuai RKAT yang telah disetujui dan melaporkan pertanggung jawabannya kepada Ketua Pengurus. | |||||||
- | Jika pengajuan kebutuhan keuangan diluar RKAT dan bersifat mendesak harus berdasarkan keputusan musyawarah/ rapat. | |||||||
- | Melaporkan realisasi RKAT secara berkala dalam rapat dan musyawarah. | |||||||
B A B – III MUSYAWARAH & RAPAT | ||||||||
3.1. | Penyelenggaraan Musyawarah | |||||||
a. | Penyelenggaraan musyawarah tahunan dilaksanakan pengurus di akhir tahun dan paling lambat awal tahun berjalan, dan sebelum masa bakti berakhir untuk pertanggung jawaban kinerja (realisasi RKAT, keuangan dan asset) DKM-AFP. | |||||||
b. | Musyawarah luar biasa dapat diselenggarakan bila disetujui oleh Pembina, atas usulan Pengurus atau Jama’ah. | |||||||
c. | Musyawarah tahunan dan luar biasa harus dihadiri oleh : Pembina, Ketua Pengurus, Staf Pengurus dan perwakilan jama’ah. | |||||||
d. | Apabila kehadiran tidak memenuhi syarat, maka musyawarah tahunan atau musyawarah luar biasa harus diundur paling lambat 10 hari kerja. | |||||||
e. | Apabila kehadiran masih tidak memenuhi syarat, maka musyawarah tahunan atau musyawarah luar biasa dapat diselenggarakan dengan jumlah kehadiran yang ada dan keputusan yang dikeluarkan mengikat. | |||||||
3.2. | Penyelenggaraan rapat | |||||||
a. | Rapat Pembina yaitu rapat rutin yang diikuti oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara Pembina. | |||||||
b. | Rapat Pengurus yaitu rapat rutin yang diikuti oleh Ketua Pengurus dan Staf Pengurus. | |||||||
c. | Rapat Bidang yaitu rapat rutin masing-masing bidang yang diikuti oleh Ketua Bidang dan para Anggota Bidang. | |||||||
d. | Rapat koordinasi yaitu rapat yang diikuti oleh Pembina dan Pengurus. | |||||||
3.3. | Tata Tertib Musyawarah/ Rapat | |||||||
a. | Musyawarah/ rapat dapat diselenggarakan dengan syarat jika dihadiri oleh minimal 50% +1 dari jumlah undangan musyawarah/ rapat sebagai syarat kuorum. | |||||||
b. | Pengambilan keputusan melalui musyawarah mufakat, apabila tidak mencapai kata mufakat maka diputuskan dengan suara terbanyak. | |||||||
c. | Semua keputusan yang dikeluarkan oleh musyawarah harus tertulis dalam berita acara. | |||||||
d. | Perwakilan jama’ah adalah orang yang ditunjuk oleh jama’ah di unit masing-masing dan anak perusahaan. Satu orang perwakilan mewakili 150 karyawan tetap, proporsional terhadap jumlah karyawan tetap yang ada di unit dan anak perusahaan. | |||||||
e. | Musyawarah luar biasa diselenggarakan jika ada pelanggaran AD/ ART oleh Pembina/ Ketua Pengurus. | |||||||
3.4. | Penutup | |||||||
Setelah berlakunya perubahan Anggaran Rumah Tangga ini, maka Anggaran Rumah Tangga terdahulu tidak berlaku lagi. | ||||||||
Disahkan dalam Musyawarah, Bandung, Januari 2011 Pimpinan Musyawarah( Ahmad Fauzi ) | ||||||||

